Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat gelar Aksi Damai sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan  Undang-undang Kitab Undang -undang Hukum Pidana (UU KUHP) yang telah disahkan oleh DPR RI pada 06 Desember 2022 lalu. Aksi Damai tersebut berlangsung sejak pukul 16.00-19.30 WIB di Halte UIN Jakarta pada Rabu (14/12/2022).

Farid Abdullah Lubis selaku penanggung jawab Aksi Damai mengatakan bahwa tujuan dari Aksi Damai ini merupakan bentuk penolakan terhadap pengesahan UU KUHP yang sampai saat ini masih memuat belasan pasal bermasalah yg dinilai anti demonstrasi dan melanggar hak warga negara untuk berpendapat. Selain itu, aksi ini juga diharapkan menjadi pemantik agar kader-kader HMI melek terhadap permasalahan sosial dalam hal ini UU KUHP.

“Tujuan dari aksi ini adalah sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahan UU KUHP dan diharapkan menjadi pemantik agar kader-kader HMI itu melek terhadap permasalahan sosial dalam hal ini UU KUHP” ujar Farid.

Farid menambahkan bahwa tuntutan dari aksi ini ada empat poin. Pertama menolak dan mengecam keras pengesahan RUU KUHP yang dianggap tidak berpihak terhadap rakyat. Kedua, mendesak presiden untuk menolak penandatanganan draft RUU KUHP. Ketiga, mengecam dan menyatakan jika DPR RI tidak memberikan ruang demokratis aspiratif dan partisipatif dalam merumuskan UU KUHP. Keempat, menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR yang mengabaikan penolakan rakyat terhadap UU KUHP.

Farid juga mengatakan bahwa jika tuntutan hari ini  tidak diterima maka HMI akan turun kejalan dengan eskalasi yg cukup besar lagi dan getaran-getaran suara yang lebih besar sampai tujuan kita tercapai minimal didengar oleh orang-orang yg bertanggung jawab atas pengesahan UU KUHP ini.

“Tentunya kita akan turun kejalan lagi dengan eskalasi yg cukup besar dan getaran-getaran suara yg lebih besar lagi sampai tujuan kita tercapai minimal didengar oleh orang-orang yg bertanggung jawab atas pengesahan UU KUHP ini” jelas Farid

Penulis: Ammar Kadafi

Previous articlePenerima Beasiswa KIP-K 2022 Siap Jadi Pelopor Moderasi Beragama
Next articleSahkan SK 500 Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here